Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) terus berkomitmen dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dari lingkup terkini, yaitu keluarga. Sebagai langkah nyata, pada hari Jum'at, 26 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pelaksanaan Program Pengembangan Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) Skala Rumah Tangga bertempat di Gedung Pertemuan DWP Kabupaten Bojonegoro. Program kerja unggulan tahun 2026 ini diinisiasi sebagai strategi integratif untuk mengoptimalkan potensi ibu rumah tangga melalui pendekatan pemberdayaan perempuan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Pelaksanaan program GAYATRI membawa dampak positif yang sangat signifikan bagi struktur sosial dan kesehatan masyarakat Bojonegoro. Secara langsung, program ini meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi keluarga melalui pemenuhan kebutuhan protein hewani yang bersumber dari telur segar berkualitas. Dari aspek ekonomi, intervensi ini memicu kemandirian finansial bagi perempuan dengan membuka peluang usaha mikro tanpa harus meninggalkan kewajiban domestik di rumah. Dengan demikian, ketahanan pangan lokal dapat diperkuat sekaligus mengurangi ketergantungan ekonomi pada penghasilan utama suami semata.
Keberhasilan implementasi beternak ayam petelur mandiri skala rumah tangga ini didukung oleh pembekalan teknis yang komprehensif dari para ahli dan dinas terkait. Berdasarkan jalannya BIMTEK, terdapat poin-poin penting dalam aspek tata laksana peternakan yang wajib dipahami oleh para kader dan masyarakat luas, antara lain:
Melalui sinergi solid antara TP PKK Kabupaten Bojonegoro dan Dinas Peternakan dan Perikanan, program GAYATRI diharapkan tidak sekadar menjadi aktivitas musiman, melainkan sebuah gerakan masif yang berkelanjutan. Dengan pendanaan yang didukung oleh APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2026, pemantauan dan evaluasi berkala akan terus berjalan demi memastikan setiap wilayah kecamatan mampu mengadopsi program ini dengan baik. Ketika setiap rumah tangga mampu mandiri secara pangan dan ekonomi, maka fondasi masyarakat Bojonegoro yang sehat, kuat, dan sejahtera akan terwujud secara nyata.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
100 % |
Puas
0 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
0 % |