Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bergerak cepat dalam mengoordinasikan pelaksanaan program-program strategis dari Provinsi Jawa Timur untuk tahun anggaran 2026. Langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan agenda Sosialisasi Kabupaten yang berfokus pada tiga pilar utama pemberdayaan, yaitu Program Jatim Puspa Plus, Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), serta Program Desa Berdaya. Pertemuan yang diinisiasi oleh Kepala DPMD Kabupaten Bojonegoro, Djoko Lukito, S.Sos., M.M., menjadi wadah konsolidasi penting dalam menyamakan persepsi sebelum program-program tersebut diimplementasikan secara masif di lapangan.

Pertemuan tatap muka tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 7 Juli 2026, dengan memanfaatkan Ruang Rapat Creative Room yang berada di Lantai 6 Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai, agenda ini mempertemukan unsur-unsur kunci penentu keberhasilan program di tingkat tapak, yang terdiri dari Pendamping Program Jatim Puspa Plus, Pendamping Program Pemberdayaan BUM Desa, Pendamping Program Desa Berdaya Provinsi Jawa Timur, perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa lokasi penerima program, pendamping program, serta pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran para pendamping profesional ini dinilai sangat krusial mengingat mereka berperan sebagai ujung tombak dalam mengawal setiap tahapan kegiatan di desa.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan pelaksanaan Program Jatim Puspa Plus, Pemberdayaan BUM Desa, dan Desa Berdaya di Kabupaten Bojonegoro dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan akuntabel, sehingga mampu meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat, memperkuat peran BUM Desa sebagai penggerak ekonomi lokal, mengembangkan potensi desa, serta mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


By Admin
Dibuat tanggal 09-07-2026
7 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
100 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
0 %