Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bojonegoro kini resmi mengadopsi pola hidup aktif dan efisiensi melalui kebijakan strategis yang diinstruksikan langsung oleh Bupati Bojonegoro. Mulai tanggal 30 Maret 2026, seluruh aparatur di lingkungan pemerintahan, termasuk para penggerak desa, memulai tradisi baru yakni program Bike to Work (B2W) yang dilaksanakan setiap hari Senin. Inisiatif ini mewajibkan pegawai dengan jarak rumah di bawah 7 km untuk bersepeda ke kantor, sementara bagi mereka yang tinggal lebih jauh tetap didorong untuk berpartisipasi melalui skema kombinasi transportasi. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk menekan emisi gas buang dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih asri, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan disiplin serta kebugaran fisik para pegawai dalam melayani masyarakat.

Selaras dengan semangat ramah lingkungan, instansi ini juga memperketat aturan pengurangan sampah plastik dengan mewajibkan penggunaan tumbler atau botol minum pribadi bagi setiap individu. Dalam setiap forum rapat atau pertemuan kedinasan, penyediaan minuman kemasan sekali pakai kini ditiadakan dan diganti dengan fasilitas dispenser atau galon yang lebih higienis. Transformasi ini juga menyasar pada efisiensi konsumsi, di mana penyediaan makan siang pada saat rapat dihapuskan dan hanya menyajikan kudapan sederhana guna memastikan anggaran negara dapat dialihkan pada program-program yang lebih berdampak langsung bagi kesejahteraan warga desa.

Selain perubahan gaya hidup, penghematan energi menjadi prioritas utama yang harus dilakukan sebelum meninggalkan ruang kerja. Setiap pegawai bertanggung jawab untuk memastikan seluruh perangkat elektronik seperti komputer, AC, dan lampu telah padam, serta memastikan tidak ada kebocoran pada saluran air. Komitmen ini diawasi secara ketat oleh atasan langsung melalui aplikasi si Kepo, di mana partisipasi dalam program bersepeda dan ketaatan terhadap aturan efisiensi akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penilaian kinerja serta disiplin pegawai. Dengan langkah konkret ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berupaya memberikan teladan nyata dalam menghadapi fluktuasi kondisi global sekaligus membangun budaya kerja yang lebih positif dan berkelanjutan.


By Admin
Dibuat tanggal 31-03-2026
4 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
100 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
0 %