Bojonegoro – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro menggelar Sosialisasi Gelar Cipta Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 pada Kamis (30/7/2026). Bertempat di Aula Pertemuan DPMD Kabupaten Bojonegoro, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai gambaran umum pelaksanaan Gelar Cipta Inovasi TTG sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dari Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna Desa (Posyantekdes), Kelompok Masyarakat dan Siswa-siswi SMA/SMK Sederajat.

Sosialisasi dibuka oleh Sekretaris DPMD Kabupaten Bojonegoro, Agus Rahardjo, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, Agus Rahardjo menyampaikan bahwa Gelar Cipta Inovasi TTG ini merupakan ajang promosi dan uji terap hasil inovasi Teknologi Tepat Guna untuk mempercepat penyebarluasan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah kepada masyarakat pengguna yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota. Di Kabupaten Bojonegoro, Gelar Cipta Inovasi TTG dilaksanakan sebagai wadah seleksi dan pembinaan inovasi daerah, sehingga kegiatan ini sangat penting dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

"Mengapa penerapan teknologi tepat guna itu penting? karena sebagai upaya dalam optimalisasi sumber daya alam desa, memajukan ekonomi desa, penguatan kapabilitas masyarakat, dan peningkatan partisipasi masyarakat" ujar Agus Rahardjo.

Gelar Cipta inovasi TTG Kabupaten Bojonegoro tahun ini mengambil tema “Teknologi Sederhana untuk Kemandirian dan Kedaulatan Pangan Desa." Tema tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi yang mendukung peningkatan produktivitas pertanian, pengolahan hasil pangan, efisiensi penggunaan sumber daya, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa, dengan ruang lingkup antara lain:

1. Inovasi yang dihasilkan diharapkan mampu mendukung kemandirian dan kedaulatan pangan desa di Kabupaten Bojonegoro.

2. Karya Cipta yang diikutkan Gelar belum pernah dipublikasikan atau diikutkan Gelar yang sejenis pada kesempatan sebelumnya.

3. Bidang inovasi yang menjadi prioritas dalam kegiatan ini adalah inovasi yang relevan dengan tema ketahanan pangan, antara lain :

- Alat pertanian dan/atau perkebunan

- Teknologi pascapanen

- Teknologi pengolahan pangan

- Sistem irigasi

- Teknologi budidaya

Adapun petunjuk teknis Gelar Cipta Inovasi TTG Kabupaten Bojonegoro dapat diunduh DISINI.

Selain penyampaian materi dari DPMD Kabupaten Bojonegoro, kegiatan sosialisasi juga menghadirkan narasumber dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro,Drs. Imam Sujianto, M.Pd. yang memberikan motivasi kepada dunia pendidikan agar terus menumbuhkan budaya riset, kreativitas, dan inovasi di kalangan pelajar. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia pendidikan, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Peserta sosialisasi terdiri atas Tim Penilai Gelar Cipta Inovasi Teknologi Tepat Guna Kabupaten Bojonegoro, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat (Kasi PMD) kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro, Kepala Desa dan Pengurus Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna Desa (Posyantekdes), serta Kepala SMA Negeri dan SMK Negeri se-Kabupaten Bojonegoro.

Melalui kegiatan ini, DPMD Kabupaten Bojonegoro berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berpartisipasi aktif dalam Gelar Cipta Inovasi TTG Tahun 2026 dengan menghadirkan karya-karya inovatif yang memiliki nilai manfaat, mudah direplikasi, serta mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat. Penyelenggaraan Gelar Cipta Inovasi TTG diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah, meningkatkan daya saing masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan desa yang mandiri, maju, dan berkelanjutan sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Bojonegoro.[alv]


By Admin
Dibuat tanggal 04-08-2026
0 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
100 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
0 %